Jumat, 05 September 2014

KASIH TAK SAMPAI



Aaaaahhh dari judulnya saja sudah seperti drama Siti Nurbaya dan Datuk meringgih… tapi asli yang mau gue tulis tuh tentang cinta yang tersimpan dalam hatiku dan tidak sempat kita utarakan kepada orang yang kita sukai itu. Yah begitulah kalau jatuh cinta banyak malunya, banyak ngak enak hatinya, mikirin terus apa dia suka atau ngak ama gue, takut kalau di tolak. Yaaaah cinta adalah hal yang paling complicated dalam hidup ini, padahal cinta itu sederhana, aku suka kamu suka, aku suka kamu tak suka, kamu suka aku yang tak suka, bukan begitu?

Sebenarnya kalau kita memang menyukai seseorang dari dasar hati,ada baiknya kita kasih tahu orang yang kita sukai tersebut. daripada di kemudian hari menjadi satu penyesalan dan menjadi misteri hidup selamanya dan menjadi tanda tanya besar untuk diri kita..”apakah dia pernah suka padaku?” Gue bisa ngomong begini karena pengalaman pribadi. Zaman gue suka-sukaan sama orang masih dalam taraf malu-malu kucing., Ngerasa banget kalau dia suka banget, tapi kadang-kadang ngerasa banget dia cuma anggap kita sebagai teman. Cuma salam-salaman leat teman, tahu benar atau tidak kata teman yang kita minta salami. Minta nomor hape aja lewat teman, dan akhirnya ngak tahu kelanjutannya. sampai suatu di saat kita mendapatkan nomor telefon orang yang kita suka itu, di moment hidup terpenting dalam kehidupan kita, ingin memastikan apakah dia pernah suka sama kita, saat itulah kita akan terlambat dan menjadi penyesalan yang dalam.

Kayak gue dulu, sebeum gue tunangan ama orang, pengen banget mastiin orang itu pernah ngak suka sama gue, dan nomor hape telefon rumah baru bisa gue dapat di saat dua hari menjelang gue mau tunangan sama orang. Saat gue menelfon orang tersebut, orang rumah cuma bilang dia tidak ada di rumah, pulang kampung ke Singkawang. Ok, dan gue putusin bahwa gue emang ngak jodoh banget sama orang itu dan tanpa bimbang lagi gue menerima lamaran orang lain. Dan setelah merit punya anak, baru gue tahu waktu gue telefon dia dia memang pulang ke Singkawang karena papanya meninggal dunia. Padahal gue saat itu berpikir dia tidak PERNAH menyukai diri gue. inilah contoh diskomunikasi yang membuat KASIH TAK SAMPAI.

Apalagi jika seorang cewek tiba-tiba bertanya sama seorang cowok yang mana cowok itu suka banget sama dia namun tidak mempunyai keberanian untuk mengutarakan perasaannya pada cewek tersebut, cewek itu ngomong sama cowok itu kalau ada orang yang “menembak dirinya” dan apa yang harus dilakukannya. Cowok itu bilang terserah kamu mau pilih siapa! Lalu cewek itu bertanya, kalau dia terima cowok yang menembak dirinya lalu bagaimana dengan dirinya! Inilah yang menjadi akibat dari kasih tak sampai. Sangat jelas cewek itu telah kasih aba-aba, kalau lo suka sama gue bilang dong, kalau tidak gue mau sama orang lain, namun cowok itu masih juga tidak peka dengan situasi seperti masih menjawab “terserah mau memilih siapa!” arti kata-kata tersebut untuk seorang cewek tentu saja, terserah lo mau sapa siapa, ngak ada urusan sama gue, cewek itu pasti akan berpikir, ternyata dia ngak pernah suka sama gue, dia cuma mengganggap gue sebagai teman biasa.

Dan yang terjadi cowok broken heart, merasa cinta bertepuk sebelah tangan. Perasaan cinta yang dalam hatinya tidak ada artinya untuk cewek tersebut, Sedang cewek itu berpikir, ternyata dia ngak peduli sama gue walau pun ada cowok lain suka sama gue, Yaaah, ini bukan kasih tak sampai, tapi kurangnya rasa peka terhadap orang yang suka menyukai, kurang perhatian. selalu banyak berpikir pada hal-hal yang menghalangi sang cowok untuk mengutarakan cintanya pada sang cewek. Jika memang suka, bilanglah suka padanya, biarkan dia tahu apa perasaan yang ada di hatimu, karena resikonya cuma dua…you bakal di tolak atau you bakal jadi pacarnya. Jika memang cuma dua kemungkinan, mengapa tidak mengeluarkan keberanian untuk memastikan keraguan yang menghinggapi dirimu? Bukankah itu juga penyelesaian yang bagus untuk suatu hubungan. Jika tahu kita di tolak setidaknya kita tidak akan memikirkannya, memikirkan kemungkinan masih ada harapan untuk mendapatkannya, setidaknya kita bisa membuka kesempatan cinta(cewek) yang lain datang dalam kehidupan kita? Jika memang di terima bukankah itu yang kita inginkan? so, apa yang harus dikhawatirkan? Tidak ada! bertindaklah! Kareana ketegasan seorang cowok untuk mengutarakan cinta adalah penantian seorang cewek yang di landa cinta tak pasti?

Oleh karena itu yang namanya kasih tak sampai, itu selalu datang dari diri sendiri. Belum berusaha sudah menyerah! Belum menemukan jawaban langsung dari orang yang bersangkutan sudah mengambil jawaban sepihak yang belum tentu orang itu mempunyai pemikiran yang sama dengan diri kita. So, jika memang masih ada kesempatan, janganlah mensia-siakan kesempatan itu wlaau harapan itu sangat tipis. harapan yang tipis dengan kesungguhan hati dan keberanian akan melahirkan hal-hal besar yang mungkin mustahil. setidaknya kita mencoba menjadikan yang mustahil itu kenyataan, bukan begitu? So, tetap cia you!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar